• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    dalam sebulan 53 orang meninggal akibat kecelakaan,jasa raharja begerak cepat dalam memberikan santunan

    12 Feb 2022, 18.08 WIB Last Updated 2022-02-12T11:10:31Z
    Wartanad.id - banda Aceh - Kepala Jasa Raharja cabang aceh, Regy wijaya mengatakan bahwa ,sejauh ini jasa raharja telah menyelesaikan penyerahan santunan bagi korban kecelakaan s/d januari 2022 sebesar 3.88 Milyar Rupiah atau naik sebesar 4.27% dari periode yang sama tahun lalu yg mencapai 3.71 Milyar Rupiah. 


    Kecepatan penyelesaian santunan dari target 3 hari rata2 kami selesaian s/d januari 2022 yaitu 2.83 hari.
    Usaha Jasa Raharja saat ini terhadap daerah rawan laka telah melakukan pemasangan spanduk rawan laka di 10 titik blackspot dan juga melakukan kegiatan sosialisasi untuk tertib patuh dalam berlalu lintas yaitu di rumahsakit meuraxa, pada acara doa dan zikir bersama BPKA dll bertujuan untuk menciptakan sinergitas antara semua pihak dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas serta penyelesaian santunan secara terpadu.
     


    Kita memberikan edukasi kepada masyarakat akan penanganan korban kecelakaan lalu lintas. Salah satu upaya untuk menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dan tercapainya kecepatan informasi kejadian kecelakaan sehingga memudahkan bagi pihak terkait untuk mengambil tindakan yang diperlukan," sebut regy dalam keterangan pers nya


    Dia melanjutkan Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjalankan amanah UU No.33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, serta UU Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.


    Dalam hal ini juga berupaya melakukan pencegahan kecelakaan sehingga harus mengambil peran aktif dalam kegiatan yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan," kata dia.


    Dia menambahkan dalam menjalankan tugasnya, Jasa Raharja menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti kepolisian, rumah sakit, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Taspen, dan Asabri Dukcapil.


    Menurutnya sinergi antar instansi bertujuan untuk memudahkan masyarakat korban kecelakaan memperoleh haknya, dan diharapkan semua pihak dapat bersinergi dalam memberikan pertolongan kepada korban termasuk masyarakat sekitar lokasi kejadian dapat turut membantu.


    memberikan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya yang berlokasi di wilayah-wilayah sering terjadi kecelakaan untuk dapat mengambil tindakan yang diperlukan dalam menolong korban serta mengetahui hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam upaya mengurangi tingkat fatalitas korban kecelakaan hal ini sejalan dengan Inpres Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan," kata dia.tutup regy wijaya

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini