• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Grand Launching PT.BPR Syariah Hikmah Sebagai Penerima Wakaf Uang (LKS PWU)

    Jul 5, 2022, 6:40 PM WIB Last Updated 2022-07-05T11:40:50Z
    Wartanad.id - Banda Aceh- BPRS hikmah wakilah telah mendapat izin dari menteri agama republik Indonesia NO.266 tanggal 14  Maret 2022 tentang penetapan BPRS hikmah wakilah sebagai lembaga keuangan syariah penerima wakaf uang (LKS PWU) dan untuk saat ini hikmah wakilah adalah yang pertama dan baru satu satunya bank syariah lokal di provinsi Aceh dan Sumatera Utara yang mendapatkan izin dari menteri Agama.

    Imam az Zuhri atau Ibnu Syihab (wafat tahun 741M) adalah salah seorang ulama besar dan terkemuka kelahiran Madinah arab saudi, ahli hadits memfatwakan dianjurkan wakaf Dinar an dirham untuk pembangunan sarana dakwah, sosial dan pendidikan umat Islam.

    Di Indonesia, dewan Syariah Nasional majelis ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa tahun 2022 tentang wakaf uang/cash wakaf.

    Wakaf uang adalah wakaf yang dapat dilakukan seseorang, kelompok orang, lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai.

    Wakaf uang hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal hal yang dibolehkan secara syar'iy dan penyaluran wajib melalui seorang Nadhir yang telah memiliki sertifikasi dari badan wakaf Indonesia (BWI).

    Kunci pengelolaan wakaf terletak pada eksistensi pengelola wakaf nadzir dan tim kerja yang solid untuk memaksimalkan peran wakaf.

    Apa bila wakaf dikelola secara profesional, maka ia akan menjadi lembaga Islam potensional yang berfungsi medanai dan mengembangkan perekonomian umat. Karena, maju-mundur nya wakaf sangat ditentukan oleh baik buruknya manajemen pengelolaan wakaf.

    Dengan demikian, nadzir hendaklah didorong semaksimal mungkin untuk mencapai level kinerja dan performa yang terbaik.

    Pengelolaan wakaf akan dilakukan oleh BPRS hikmah wakilah sebagai LKS PWU dan kerjasama dengan nadzir secara profesional memberi peluang bagi pengembangan wakaf agar lebih produktif, juga memberikan peluang penerapan prinsip-prinsip manajemen modern tentang perwakafan.

    Atas izin LKS PWU yang telah kami miliki, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada otoritas keuangan provinsi Aceh yang telah memberikan persetujuan izin prinsip sehingga apat kami lanjutkan proses perizinan di kementerian agama republik Indonesia.

    Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada kakanwil kementerian agama provinsi Aceh yang telah mendampingi tim verifikasi dari direktorat pemberdayaan zakat & wakaf kementerian agama republik Indonesia Jakarta.

    Semoga LKS PWU hikmah wakilah dalam perjalanannya dapat berjalan dengan lancar dan sukses menjalankan fungsi sosial, ibadah, dakwah dan keagamaan.

    Sedangkan dari sisi bisnis, gambaran kinerja hikmah wakilah sampai dengan semester 1 tahun 2022 menunjukkan pertumbuhan kinerja keuangan yang sangat baik, dengan realisasi angka sebagai berikut :

    Aset Bank
    Perkembangan jumlah aset bank hingga akhir Juni 2022 sebesar Rp.138,5 milyar atau meningkat 15% dari periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp. 120,6 milyar.

    Tolak Dana Pihak Ketiga ( Tabungan & Deposito )
    pencapaian realitasi dana pihak ketiga dalam bentuk tabungan dan deposito sampai dengan semester 1 tahun 2022 sebesar Rp. 118,9 milyar atau meningkat sebesar 12% dibandingkan dengan realisasi priode yang sama tahun 2021 sebesar Rp. 106,3 Milyar.

    Pembiayaan yang disalurkan kepala usaha mikro, kecil dan menengah sampai dengan Juni 2022 sebesar Rp. 104,1 milyar atau meningkat sebesar 23% dari priode yang sama tahun 2021 sebesar Rp. 85 milyar.

    Dengan jumlah nasabah penerima manfaat pembiayaan 1700 SD 1900 orang, dengan rasio pembiayaan bermasalah sebesar 2,82% atau terjadi penurunan dibandingkan Juni 2021 sebesar 3,10%

    Perolehan Laba Bank
    Perolehan laba bank sebelum pajak SD semester 1 tahun 2022 sebesar Rp. 1,9 milyar atau meningkat sebesar 64%  dari laba periode  yang sama tahun 2021 sebesar 1,2 milyar.

    Saat ini hikmah wakilah baru memiliki 6 jaringan yang terdiri dari 1 kantor pusat, 3 Cabang dan 2 kantor kas yang berlokasi di Banda Aceh, Aceh Besar dan Beureunuen di Pidie.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini