Wartanad.id - Aceh Tengah — Pasca terjadinya bencana alam di Kabupaten Aceh Tengah, sejumlah desa masih mengalami keterisolasian dan membutuhkan perhatian serius, baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar maupun dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan.
Menyikapi kondisi tersebut, personel gabungan Polres Aceh Tengah dan BKO Satbrimob Polda Aceh menyalurkan bantuan logistik secara langsung ke Desa Owaq, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pada Minggu (4/1/2026).
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya pada Senin (5/1/2026), menyampaikan bahwa rombongan personel Polri yang mengantar bantuan ke desa terisolir tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan meliputi alat tulis sekolah, paket sembako, serta pengawalan pendistribusian sling kawat baja sepanjang 1.000 meter atau sebanyak dua gulung yang merupakan bantuan dari BPBD Aceh Tengah.
“Bantuan alat tulis dan paket sembako diserahkan kepada tokoh masyarakat setempat di Desa Owaq yang berada di pinggiran Sungai Kala Ili. Selanjutnya, bantuan tersebut akan dibagikan ke beberapa desa terisolir lainnya di wilayah Kecamatan Linge,” ujar Kabid Humas.
Sementara itu, sling kawat baja akan digunakan untuk membangun jembatan darurat guna menghubungkan kembali akses transportasi masyarakat yang terputus akibat bencana alam.
Kabid Humas menegaskan, kehadiran Polri dalam pendistribusian bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memastikan bahwa pendidikan dan aktivitas warga tetap dapat berjalan meski di tengah kondisi pascabencana.