-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    TTI Desak Manajemen RSUDZA Transparan tentang isu ada Kios dalam Toko Pengadaan Obat yang nilainya mencapai Ratusan Milyar.

    Apr 26, 2026, 12:02 PM WIB Last Updated 2026-04-26T05:02:57Z
    Wartanad.id - Banda Aceh - Koordinator Transparansi Tender Indonesia TTI Nasruddin Bahar melalui keterangan pers nya (26/04),meminta pihak manajemen Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh menyelesaikan isu isu miring yang beredar kencang ditengah masyarakat, jika isu liar ini dibiarkan tidak menutup kemungkinan menggangu pelayanan masyarakat.

    Nasruddin menyebutkan,Pengadaan Obat dan alat alat kesehatan dari tahun ketahun menjadi perhatian publik dikarenakan banyaknya permainan atau yang bermain didalamnya, jika dilihat dari SiRUP LKPP milik RSZA ratusan milyar dana BLUD digunakan untk pengadaan obat dan barang habis pakai.

    Sambungnya,Tidak ada makan siang gratis kalimat tersebut sering digunakan untuk sebuatan balas jasa, misalnya ada kelompok timses yang punya jasa untuk menempatkan seseorang menjadi pejabat nanti setelah jadi mereka mereka akan memanfaatkan pejabat tersebut agar memenuhi keinginan mereka seperti pada penunjukan rekanan sebagai pemasok barang di instansi tersebut.

    Pengadaan Barang dan Jasa pada sebuah Rumah Sakit sangat menggiurkan siapa saja karena nilainya yang sangat besar, misalnya Clening Service, Makanan pasien sekarang pengadaannya tidak melalui tender lagi melainkan melalui Ekatalog.tutur Nasruddin bahar

    Kepada Manajemen baru TTI meminta Transparan dan terbuka dalam mengelola dana BLUD jangan sampai ada pihak lain yang bisa mengendalikan Pimpinan atau Direktur Rumah Sakit. Seperti pengamatan TTI di Rumah Sakit umum ZA terdapat kelompok kelompok dan jika dibiarkan akan berpengaruh pada pelayanan masyarakat.tutup Nasruddin bahar

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini