-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Personel Kodim 0102/Pidie Kebut Pembangunan Jembatan Aramco di Geumpang, Harapan Baru Akses Petani Desa Keune

    Fauzal
    Apr 20, 2026, 2:22 PM WIB Last Updated 2026-04-20T07:22:20Z


     Personel Kodim 0102/Pidie Kebut Pembangunan Jembatan Aramco di Geumpang, Harapan Baru Akses Petani Desa Keune.( Foto Dokumentasi Wartamad.id)


    Pidie ( Wartanad.id)– Semangat tanpa lelah ditunjukkan oleh personel Kodim 0102/Pidie dalam mempercepat pembangunan Jembatan Aramco di Desa Keune, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie. Proyek strategis yang merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia ini menjadi angin segar bagi masyarakat pedesaan, khususnya para petani yang selama ini menghadapi kendala akses transportasi.


    Sejak dimulai, pembangunan jembatan terus dikebut setiap harinya. Di tengah kondisi medan yang tidak mudah, personel TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kuatnya budaya gotong royong dalam mendukung pembangunan desa.


    Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Aramco di Desa Keune bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.


    “Jembatan ini merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia untuk membantu masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses pertanian dan aktivitas sehari-hari warga,” ujarnya, Senin (20/04/2026).


    Ia menjelaskan, hingga saat ini progres pembangunan telah menunjukkan perkembangan signifikan. Pekerjaan pemasangan batu kali telah mencapai sekitar 40 persen, sementara penimbunan tanah berada di angka 20 persen. Seluruh proses dilakukan dengan tetap memperhatikan standar teknis agar hasil pembangunan berkualitas dan tahan lama.


    Di lapangan, Dansatgas Pembangunan Jembatan Aramco wilayah Kodim 0102/Pidie, Kapten Czi Abdul Haris, memastikan bahwa pengerjaan berjalan lancar dan terkendali. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat dalam setiap tahapan pembangunan.


    “Kami terus memastikan setiap pekerjaan sesuai standar, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. Target kami bukan hanya cepat selesai, tetapi juga kuat dan bermanfaat dalam jangka panjang,” jelasnya.


    Tak hanya TNI, keterlibatan masyarakat Desa Keune juga menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan. Warga dengan sukarela turut membantu proses pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga pekerjaan fisik di lokasi.


    Salah seorang warga, Nasrul, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Jembatan Aramco akan membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat, terutama para petani.


    “Terima kasih kepada Bapak Presiden dan TNI yang sudah membantu kami. Jembatan ini sangat kami butuhkan, terutama untuk ke kebun dan membawa hasil panen,” ungkapnya penuh harap.


    Selama ini, akses menuju lahan pertanian di Desa Keune tergolong sulit, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut kerap menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat akan meningkat secara signifikan.


    Pembangunan Jembatan Aramco ini tidak hanya menjadi solusi atas persoalan infrastruktur, tetapi juga simbol kehadiran negara di tengah masyarakat. Upaya yang dilakukan oleh personel Kodim 0102/Pidie bersama warga menjadi cerminan sinergi antara pemerintah, TNI, dan rakyat dalam membangun daerah dari pinggiran.


    Ke depan, masyarakat Desa Keune menaruh harapan besar agar jembatan ini segera rampung dan dapat digunakan. Dengan akses yang lebih mudah dan aman, mereka optimistis kesejahteraan warga akan semakin meningkat, serta membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Geumpang.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini