-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Kodim 0102/Pidie Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Momentum Perkuat Keimanan,Keteladanan dan Merajut Persatuan

    Fauzal
    Sep 13, 2026, 2:51 PM WIB Last Updated 2026-09-13T07:55:53Z

     


    Kodim 0102/Pidie Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Momentum Perkuat Keimanan,Keteladanan dan Merajut Persatuan.( Foto Dokumentasi Wartanad.id)




    PIDIE ( Wartanad.id) – Di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang, pesan Rasulullah SAW tentang akhlak, persaudaraan dan persatuan kembali digaungkan dari Kodim 0102/Pidie. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan hati, memperkuat keimanan, merawat silaturahmi dan meneguhkan komitmen bersama menjaga persatuan serta perdamaian di Pidie dan Pidie Jaya.


    Pesan itu mengemuka dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar Kodim 0102/Pidie di Indoor Makodim 0102/Pidie, Jalan Prof. A. Majid Ibrahim, Desa Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Minggu (13/09/2026).


    Suasana penuh kekhidmatan sekaligus keakraban mewarnai kegiatan yang mempertemukan unsur TNI, pemerintah daerah, kepolisian, ulama, tokoh masyarakat, kepala desa, Persit, insan media hingga perwakilan masyarakat dari desa-desa di wilayah Pidie dan Pidie Jaya.




    Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., M.E., Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., Kajari Pidie Rajendra Dharmalinga Wiritanaya, S.H., M.H., Ketua MPU Kabupaten Pidie Jaya Dr. Tgk. H. Anwar Usman, S.Pd., M.M. atau Abiya Kuta Krueng, Sekda Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., MPH., Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Jufrida, S.T., Pabung Pidie Jaya, para Danramil, Kepala Staf dan personel Kodim 0102/Pidie, para camat se-Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Persit KCK Cabang XIX Dim 0102/Pidie, para kepala desa, insan media serta tamu undangan lainnya.


    Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi harus mampu melampaui batas seremoni. Nilai terpenting dari peringatan tersebut adalah bagaimana kecintaan kepada Rasulullah SAW diwujudkan dalam perilaku nyata.


    “Terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir. Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini mari kita jadikan sebagai ungkapan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus momentum untuk meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dandim.


    Menurutnya, Rasulullah SAW telah memberikan teladan bagaimana membangun kehidupan dengan kejujuran, kasih sayang, kepedulian, persaudaraan dan sikap saling menghormati.


    Nilai-nilai tersebut, kata Dandim, menjadi sangat penting untuk terus dihidupkan di tengah masyarakat karena persatuan tidak lahir hanya dari kesamaan pandangan, tetapi juga dari kesediaan untuk saling menghargai dan menjaga satu sama lain.


    “Jangan sampai Maulid hanya kita peringati secara seremonial. Yang lebih penting adalah bagaimana akhlak Rasulullah SAW kita hadirkan dalam kehidupan kita, dalam keluarga, masyarakat dan dalam kehidupan berbangsa,” tegasnya.


    TNI dan Masyarakat, Bersatu Merawat Perdamaian


    Lebih jauh, Dandim menjadikan peringatan Maulid tersebut sebagai ruang memperkuat ukhuwah dan hubungan emosional antara TNI dengan masyarakat.


    Menurutnya, menjaga keamanan dan perdamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.


    “Momentum Maulid Nabi ini mari kita jadikan sebagai media ukhuwah dan silaturahmi antara TNI, khususnya keluarga besar Kodim 0102/Pidie, dengan seluruh komponen masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta merawat perdamaian di wilayah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya,” katanya.


    Pesan tersebut menjadi semakin kuat karena kegiatan Maulid Kodim 0102/Pidie dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan. Kebersamaan itu menunjukkan bahwa ruang silaturahmi dapat menjadi kekuatan sosial dalam menjaga daerah tetap aman, damai dan kondusif.


    Sementara itu, tausiah Maulid disampaikan Ketua MPU Kabupaten Pidie Jaya Dr. Tgk. H. Anwar Usman, S.Pd., M.M. atau yang akrab disapa Abiya Kuta Krueng.


    Dalam tausiahnya, Abiya Kuta Krueng mengajak seluruh jamaah menjadikan kehidupan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam membangun hubungan dengan Allah SWT sekaligus hubungan dengan sesama manusia.


    Ia menekankan bahwa akhlakul karimah bukan hanya berbicara tentang ibadah secara personal, tetapi juga tercermin dalam cara seseorang memperlakukan orang lain, menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan dan menciptakan ketenteraman di tengah masyarakat.


    “Kalau kita benar-benar mencintai Rasulullah SAW, maka akhlak beliau harus terlihat dalam kehidupan kita. Kita harus mampu menjadi orang yang membawa ketenangan, menjaga persaudaraan dan tidak menjadi sumber perpecahan,” pesannya.


    Abiya Kuta Krueng juga mengapresiasi berbagai kegiatan sosial dan kebangsaan yang dilaksanakan Kodim 0102/Pidie, termasuk kegiatan Semarak Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


    Menurutnya, kecintaan terhadap tanah air harus terus dirawat karena bangsa yang kuat dibangun dari masyarakat yang memiliki rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.


    “Hubbul wathan minal iman. Kecintaan kepada tanah air harus kita jaga. Jangan mudah terprovokasi oleh sesuatu yang dapat merusak persatuan. Mari kita rawat perdamaian, persaudaraan dan keutuhan masyarakat,” ajaknya.


    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Kodim 0102/Pidie juga diwarnai dengan santunan kepada anak yatim dan piatu.


    Santunan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama sekaligus menghidupkan salah satu nilai utama yang diajarkan Rasulullah SAW, yakni kepedulian kepada mereka yang membutuhkan.


    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Salawat Badar, doa bersama serta ramah tamah antara keluarga besar Kodim 0102/Pidie dengan seluruh tamu dan undangan.


    Dari Indoor Makodim 0102/Pidie, pesan Maulid itu pun menjadi lebih luas: keteladanan Rasulullah SAW tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan; persatuan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dijaga; dan perdamaian tidak cukup hanya diharapkan, tetapi harus dirawat bersama.


    Kodim 0102/Pidie bersama seluruh komponen masyarakat berkomitmen menjadikan nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan dan kebangsaan sebagai kekuatan untuk menjaga Pidie dan Pidie Jaya tetap aman, damai dan harmonis.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini