-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    MTQ XXVII Pidie 2026 Siap Digelar di Mutiara Timur, 770 Peserta dari 23 Kecamatan Bakal Berlaga — UMKM Lokal Kebagian Berkah Ekonomi

    Fauzal
    Oct 31, 2026, 9:38 AM WIB Last Updated 2026-10-31T02:38:30Z

     


    MTQ XXVII Pidie 2026 Siap Digelar di Mutiara Timur, 770 Peserta dari 23 Kecamatan Bakal Berlaga — UMKM Lokal Kebagian Berkah Ekonomi.( Foto Istimewa)


    PIDIE ( Wartanad.id) – Kecamatan Mutiara Timur dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXVII Tingkat Kabupaten Pidie Tahun 2026. Perhelatan akbar bernuansa syiar Islam tersebut dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai 7 hingga 13 November 2026. Sabtu ( 31/10/2026)


    Persiapan kegiatan yang melibatkan ratusan peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pidie itu terus dikebut oleh panitia. Hingga Jumat (30/10/2026), progres persiapan secara keseluruhan dilaporkan telah mencapai 60 persen.


    Koordinator Lapangan (Korlap) MTQ XXVII Kabupaten Pidie, drh. H. Fazli, M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Pidie, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai pembenahan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.


    Menurutnya, pelaksanaan MTQ kali ini tidak hanya berorientasi pada kesuksesan penyelenggaraan dan peningkatan syiar Islam, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat setempat.


    “Alhamdulillah, persiapan terus kita kebut. Kita ingin MTQ kali ini bukan hanya sukses pelaksanaan, tetapi juga sukses syiar dan sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar H. Fazli usai meninjau lokasi persiapan.


    770 PESERTA DARI 23 KECAMATAN, DELAPAN CABANG DIPERLOMBAKAN


    MTQ XXVII Kabupaten Pidie tahun ini diperkirakan berlangsung meriah. Tercatat sebanyak 770 peserta dari 23 kecamatan akan mengikuti berbagai cabang perlombaan, dengan didampingi 138 official.


    Untuk menjamin kualitas penilaian, panitia juga menyiapkan 60 orang yang terdiri dari dewan hakim, panitera, dan sekretaris dewan hakim.


    Adapun delapan cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah, Qira'ah Sab'ah, Fahmil Quran, Khattil Quran, Tafsir, Syarhil Quran, Karya Tulis Ilmiah Al-Quran (KTIQ), dan Tahfiz Al-Quran.


    Panitia telah menyiapkan empat lokasi mimbar perlombaan, yakni:


    1. Mimbar Utama di Lapangan Mutiara.

    2. Mimbar I di Masjid Al Huda Blang Malu.

    3. Mimbar II di SMA Mutiara.

    4. Mimbar III di SD Mutiara.


    Sementara itu, untuk mendukung kenyamanan para kafilah dari seluruh kecamatan, panitia menyediakan sebanyak 35 rumah warga sebagai tempat pemondokan atau rumah singgah.


    MTQ TAK HANYA MENJADI AJANG SYIAR, UMKM LOKAL IKUT MERASAKAN MANFAAT


    Salah satu hal menarik dari penyelenggaraan MTQ XXVII Kabupaten Pidie 2026 adalah konsep pemberdayaan ekonomi masyarakat yang menjadi perhatian khusus panitia.


    Di bawah kepemimpinan Ketua Umum MTQ, Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar, pelaksanaan kegiatan ini dirancang agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta dan penyelenggara, tetapi juga oleh masyarakat sekitar.


    H. Fazli menjelaskan, salah satu bentuk pemberdayaan tersebut adalah dengan menyerahkan pengelolaan konsumsi peserta kepada masyarakat pemilik rumah pemondokan kafilah dari 23 kecamatan.


    Begitu pula kebutuhan konsumsi dan makanan ringan bagi dewan hakim akan dikelola melalui rumah-rumah masyarakat.


    Tidak hanya itu, kebutuhan snack selama kegiatan berlangsung juga akan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di Kecamatan Mutiara dan Mutiara Timur.


    Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret untuk membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal selama berlangsungnya kegiatan.


    PASAR MALAM DAN PASAR KAGET JADI PELUANG USAHA MASYARAKAT


    Peluang ekonomi masyarakat juga akan semakin terbuka dengan rencana penyelenggaraan pasar kaget dan pasar malam di sekitar arena utama MTQ.


    Pengelolaan kawasan perdagangan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada pihak Kecamatan Mutiara Timur.


    Dengan hadirnya pasar malam dan pasar kaget, masyarakat setempat diharapkan memiliki kesempatan untuk membuka lapak dagangan, menjual berbagai produk makanan, minuman, serta kebutuhan pengunjung lainnya.


    Kehadiran ratusan peserta, official, dewan hakim, pendamping, dan masyarakat yang datang menyaksikan perlombaan diperkirakan akan menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih ramai selama kegiatan berlangsung.


    “Harapan kita, selain sukses pelaksanaan dan sukses syiar, perputaran uang selama delapan hari ini benar-benar dirasakan warga,” pungkas H. Fazli.


    MOMENTUM MEMBANGUN SYIAR ISLAM DAN EKONOMI KERAKYATAN


    Pelaksanaan MTQ XXVII Kabupaten Pidie 2026 di Mutiara Timur diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran sekaligus membangun kebersamaan antarkecamatan.


    Lebih dari sekadar kompetisi seni baca dan pemahaman Al-Quran, kegiatan ini juga dapat menjadi ruang pertemuan sosial, promosi potensi daerah, serta peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil.


    Masyarakat kini menantikan bagaimana seluruh persiapan tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan yang tertib, meriah, dan memberikan manfaat nyata.


    Jika konsep pemberdayaan ekonomi berjalan sesuai rencana, MTQ XXVII Pidie bukan hanya meninggalkan jejak prestasi keagamaan, tetapi juga menghadirkan berkah ekonomi bagi masyarakat Mutiara Timur dan sekitarnya.


    Wartanad.id – Membangun Informasi, Mengawal Kepentingan Publik.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini