PIDIE ( Wartanad.id) – Kecamatan Titeue turut ambil bagian dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVII tingkat Kabupaten Pidie Tahun 2026 yang berlangsung di Kecamatan Mutiara Timur pada 7–13 November 2026. Sabtu ( 07/11/2026)
Dalam ajang keagamaan bergengsi tersebut, Kecamatan Titeue mengutus sebanyak 29 orang kafilah untuk mengikuti lima cabang perlombaan. Rombongan tersebut terdiri dari 11 peserta laki-laki dan 18 peserta perempuan.
Keikutsertaan para kafilah ini menjadi bentuk komitmen Kecamatan Titeue dalam mendukung syiar Islam sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, memiliki kemampuan membaca dan memahami kandungannya, serta mampu mengembangkan potensi di bidang keagamaan.
Camat Titeue, Teuku Muhardi, S.Sos., kepada media ini mengatakan bahwa seluruh peserta yang mewakili Kecamatan Titeue diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik daerah dalam setiap cabang yang diikuti.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang untuk memperebutkan juara atau penghargaan, melainkan juga menjadi wadah pembinaan mental, peningkatan kualitas keimanan, serta penguatan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
"Kami berharap seluruh kafilah Kecamatan Titeue dapat mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas. Tampilkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan selama ini, serta jadikan MTQ ini sebagai pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi," ujar Teuku Muhardi.
Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan dalam MTQ tidak hanya diukur dari banyaknya piala yang berhasil diraih, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi yang menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
"Kepada seluruh peserta, jangan pernah merasa minder ataupun takut menghadapi peserta dari kecamatan lain. Kalian semua merupakan putra-putri terbaik Titeue yang telah mendapatkan kepercayaan untuk membawa nama kecamatan. Berikan yang terbaik, jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan tetap berdoa agar mendapatkan hasil yang membanggakan," tambahnya.
Camat Titeue juga berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar para kafilah dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan lancar serta memperoleh hasil maksimal.
Ia menegaskan bahwa pembinaan generasi Qur’ani harus terus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah kecamatan, para guru, pembina, orang tua maupun seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berakhlak, berilmu, dan memiliki karakter Islami.
Dengan mengirimkan 29 peserta pada lima cabang perlombaan, Kecamatan Titeue optimistis dapat memberikan kontribusi terbaik dalam menyukseskan MTQ XXVII Kabupaten Pidie Tahun 2026.
MTQ bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana Al-Qur’an terus hidup dalam hati, membentuk akhlak, dan menjadi cahaya bagi generasi penerus Kabupaten Pidie.




