• Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Ini Sosok Ridwan Abu Bakar (Nek Tu) Dimata Masyarakat

    Oct 3, 2019, 1:05 PM WIB Last Updated 2020-01-23T13:26:38Z
    Begini sosok Ridwan Abu Bakar (Nek Tu) Dimata Masyarakat. (Ist)

    Aceh Timur (WARTANAD) - Ridwan Abubakar. SPd.I.MM ( NekTu ) Dimata Masyarakat Aceh Timur banyak Disukai apalagi  Dengan berakhirnya Pesta Legislasi, Nek Tu Yang di usung Dari Partai Darah Aceh, dengan Nomor urut empat (4),Resmi Dilantik menjadi wakil Rakyat DPRA Di Banda Aceh pada tanggal (30/9)


    Sebagai pemenang pesta legislasi, tarik ulur kepentingan dan pencitraan pun sering kali di ekspos lewat media oleh bakal calon yang masuk peruntungan sebagai calon DPRA.


    Menjadi Anggota DPRA tidak hanya cukup memiliki kelihaian dan keahlian dalam berbicara politik dan hukum saja akan tetapi harus memiliki sikap yang berwibawa, di hormati dan disegani oleh sesama pelaku politik, serta mempunyai hubungan erat dengan sesama Anggota dewan lainnya yang berbeda partai. Sehingga  DPRA bukan hanya terfokus pada program partai sendiri melaikan bisa mendengar masukan dari partai yang lain dan  menyatu, bersinegis sehingga menjadi ketua bagi anggota-anggota dewan yang lain.


    Ridwan Abubakar, S.Pdi. MM atau yang sering di kenal Nek Tu. Beliau merupakan sosok publik figur yang mempunyai jiwa kepemimpinan merakyat, tutur bahasa beliaupun sopan, lembut, agamis, berwawasan, berpendidikan serta beliau dapat membangun hubungan yang baik didalam internal maupun eksternal, Beliau adalah orang yang mampu menyatukan perbedaan serta mampu merangkul dan menyatukan semua pikiran yang berbeda-beda dan ini salah satu modal penting  yang harus dimiliki oleh seorang pemimipin yang bijak.ujar seorang masyarakat Tengku Zoel.


    Nek Tu tidak hanya memiliki kemampuan dalam menjalin hubungan yang baik di internal Partai/DPRA, tetapi juga mampu menjalin hubungan yang baik di kalangan mahasiswa dan pemuda Aceh.


    Hal ini dibuktikan dengan terwujudnya beberapa forum diskusi dengan mahasiswa terkait isu keacehan, disisi lain sikap terbuka dengan siapa saja, dan mampu menghargai semua elemen masyarakat Aceh yang memberi sumbangsih pikiran demi kemajuan dan perbaikan aceh dimasa yang akan datang. [Bayu Heri Irawan]
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini