-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Status Gunung Burni Telong Naik ke Siaga, Aktivitas Kegempaan Terus Meningkat

    Azhar
    Jan 1, 2026, 11:34 AM WIB Last Updated 2026-01-01T04:35:35Z


    Wartanad.id | Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh secara resmi menaikkan status aktivitas Gunung api Burni Telong yang berada di Kabupaten Bener Meriah dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Peningkatan status ini dilakukan menyusul tren aktivitas kegempaan gunung api yang terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.


    Kepala Dinas ESDM Aceh, Taufik, ST, M.Si, menjelaskan bahwa keputusan tersebut mengacu pada laporan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM. Data yang digunakan berasal dari hasil pemantauan intensif Pos Pengamatan Gunung api Burni Telong yang terintegrasi dengan sistem pemantauan nasional MAGMA Indonesia.


    Menurut Taufik, aktivitas kegempaan Gunung Burni Telong telah terpantau meningkat sejak Juli 2025, khususnya gempa vulkanik dangkal dan gempa vulkanik dalam yang menjadi indikator pergerakan magma di dalam tubuh gunung api. Meski sempat mengalami penurunan aktivitas pada awal September 2025, tren kegempaan kembali meningkat secara signifikan pada pertengahan hingga akhir Desember 2025.


    “Dalam dua pekan terakhir, tercatat puluhan kejadian gempa vulkanik setiap harinya. Bahkan, beberapa gempa dilaporkan sempat dirasakan oleh masyarakat di sekitar gunung. Pola ini menunjukkan adanya peningkatan tekanan serta pergerakan magma yang semakin dangkal,” ujar Taufik dalam keterangannya, Selasa (31/12/2025).


    Berdasarkan hasil evaluasi visual dan instrumental PVMBG, potensi bahaya yang dapat terjadi meliputi kemungkinan letusan freatik secara tiba-tiba, lontaran material vulkanik di sekitar kawah, serta potensi paparan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan. Kondisi tersebut dinilai cukup serius sehingga memerlukan peningkatan status aktivitas menjadi Level III atau Siaga.


    Sehubungan dengan hal itu, Pemerintah Aceh mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di sekitar kawasan rawan bencana, khususnya di area kawah Gunung Burni Telong sesuai radius aman yang telah ditetapkan oleh PVMBG. Masyarakat juga diminta untuk tidak terpancing isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.



    Selain kepada masyarakat, Pemerintah Aceh juga meminta pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga aparatur gampong untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi eskalasi aktivitas gunung api. Langkah-langkah yang diminta antara lain melakukan sosialisasi intensif kepada warga, menyiapkan jalur dan titik evakuasi, serta memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal.


    “Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap tenang namun waspada. Ikuti hanya informasi resmi dari PVMBG, BPBD, dan pemerintah daerah. Kesiapsiagaan sejak dini sangat penting untuk meminimalkan risiko apabila terjadi peningkatan aktivitas lebih lanjut,” kata Taufik.


    Pemerintah Aceh bersama instansi terkait memastikan akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Burni Telong secara berkala dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat secara transparan dan berkelanjutan.[]

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini