-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    "GAPENSI Sorot Langkanya Material Konstruksi dan Harga yang Meroket".

    Jul 31, 2026, 11:00 AM WIB Last Updated 2026-07-31T04:31:03Z
                  (Dok. Pengurus Gapensi)


    Wartanad.id-Aceh Tamiang - Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab & Rekon) pasca bencana Hidrometeorologi Kabupaten Aceh Tamiang terganggu. Adanya bangunan yang terbengkalai, mengidentifikasi adanya permasalahan.

    Melihat kondisi yang ada, pengurus Gapensi (Gabungan Pengusaha Nasional Seluruh Indonesia) melakukan pertemuan menyikapi kondisi ini. Langkanya bahan material bangunan, menjadi fokus dalam pembahasan para pengusaha jasa konstruksi itu.

    Ditemui awak media di salah satu cafe, para pengusaha itu terlihat serius membahas langkanya ketersediaan material bangunan, serta langkah-langkah apa yang mesti diambil menyikapi kenaikan harga yang tidak terkendali. 

    Ketika awak media menanyakan: "Apa tanggapan Gapensi atas kebutuhan material yang mendesak, serta langkanya ketersediaan material tersebut". Haris secara gamblang memberi gambaran dan pandangannya kepada awak media. Harga pasir dulu 80.000,-120.000,/m3, namun saat ini sudah mencapai angka 130.000,-170.000 /m3, itu belum termasuk biaya angkut sampai ke tempat. 

    Harga semen jenis MP (merah putih), triwulan I -II saat awal proses rehab rekon kisaran 56.000, - 62.000/zak. Memasuki triwulan III, harga semen sudah menyentuh angka 65.000, - 78.000/zak, bahkan ada yang sampai harga 80.000,/zak. 

    Kenaikan harga mencolok juga terjadi pada besi baja ringan, seng, papan pvc serta yang lainnya. Secara keseluruhan kenaikan material ini menyentuh rata-rata angka 40% dari harga terdahulu dan ketersediaan nya juga langka dan terbatas, beber sekum Gapensi tersebut.

    Kondisi makin parah memasuki triwulan II dan III, tingginya permintaan pasar akan kebutuhan bahan dasar konstruksi, membuat para pelaku usaha shock. Satu sisi tanggung jawab menjadi mutlak seperti tertuang dalam perjanjian kerja (kontrak), disisi lain biaya yang dikeluarkan sudah diluar espektasi mereka.

    Menambahkan apa yang disampaikan sekum, ketua Gapensi Aceh Tamiang, berharap Pemda segera mengambil langkah strategis menyelesaikan persoalan terkait material yang sifatnya lokal. Mendorong pemerintah daerah, menyurati pemerintah pusat bisa segera menstabilkan harga bahan-bahan kebutuhan konstruksi, terkhusus wilayah terdampak bencana. 

    Ketersedian material pabrikasi dan material alam dengan harga terjangkau, menjadi penting untuk terlaksananya proses rehab rekon saat ini.[Win]
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini