Dandim 0102/Pidie Silaturahmi ke Yayasan Tgk. Syik Hanafiah, Serahkan Sembako dan Apresiasi “Merdeka dengan Alam” ( Foto Dokumentasi Wartanad.id)
PIDIE ( Wartanad.id)— Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mempererat silaturahmi dengan ulama, pengurus yayasan dan generasi muda melalui kunjungan ke Yayasan Tgk. Syik Hanafiah atau SMP IT Qaryatul Qur’an di Desa Rapana, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Kamis (20/8/2026).
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang memperkuat hubungan antara TNI dan lembaga pendidikan Islam, tetapi juga menjadi momentum bagi Dandim untuk melihat secara langsung aktivitas pendidikan serta pembinaan para santri.
Kedatangan Letkol Inf Abdul Hadi disambut langsung Pimpinan Yayasan Tgk. Syik Hanafiah, Ustad Mahdi, bersama para pengurus dan santri.
Dalam suasana penuh keakraban, Dandim menyerahkan bantuan sembako kepada pihak yayasan. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan dan pembinaan para santri.
Usai penyerahan bantuan, Dandim bersama pimpinan yayasan dan pengurus melaksanakan ramah tamah serta berdiskusi di ruang guru. Ia juga meninjau sejumlah fasilitas dan ruangan yang berada di lingkungan yayasan.
Beri Pesan Keagamaan dan Bijak Bermedia Sosial
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan salat Zuhur berjamaah bersama pimpinan yayasan, pengurus dan para santri.
Setelah salat, Dandim memberikan tausiah singkat sekaligus motivasi kepada para santri agar terus meningkatkan keimanan, memperkuat akhlak dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.
“Jalankan perintah Allah SWT dan jauhi segala larangan-Nya. Hormati orang tua yang telah membesarkan kita. Karena itu, kita wajib mengabdi kepada kedua orang tua,” pesan Letkol Inf Abdul Hadi.
Tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan, Dandim juga mengingatkan para santri agar menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya yang beredar di media sosial.
“Jangan mudah percaya dengan berita-berita hoaks yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Saring terlebih dahulu setiap informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya,” tegasnya.
Pesan tersebut dinilai penting bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital yang dapat membawa dampak positif maupun negatif apabila tidak disikapi secara bijak.
Apresiasi “Merdeka dengan Alam”
Pada kesempatan itu, Dandim juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan positif yang dilakukan para santri Ma’had Qaryatul Qur’an dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan “Merdeka dengan Alam”.
Menurut Dandim, kegiatan tersebut bukan sekadar rekreasi atau mengisi waktu libur, tetapi dapat menjadi sarana pembelajaran bagi para santri untuk membangun kemandirian, mempererat kebersamaan, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta menanamkan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Semangat kemerdekaan, kata dia, seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Generasi muda harus mampu mengisinya melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi diri sendiri, masyarakat dan lingkungan.
“Semangat kemerdekaan hendaknya tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga dengan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif, meningkatkan ilmu pengetahuan, memperkuat keimanan dan memberikan manfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Melalui kegiatan “Merdeka dengan Alam”, para santri mendapatkan pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah. Kebersamaan, kedisiplinan, keceriaan serta kepedulian terhadap alam menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.
Perkuat Sinergi TNI, Ulama dan Masyarakat
Dandim berharap hubungan silaturahmi dengan Yayasan Tgk. Syik Hanafiah dapat terus terjalin dan berkembang menjadi sinergi yang lebih kuat antara TNI, ulama, lembaga pendidikan dan masyarakat.
Menurutnya, pembinaan generasi muda tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan bersama antara keluarga, lembaga pendidikan, ulama, masyarakat dan seluruh elemen bangsa.
“Sinergi antara TNI, ulama dan masyarakat sangat penting dalam membangun generasi muda yang beriman, berakhlak, cinta tanah air serta memiliki semangat kebangsaan,” pungkasnya.
Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban, aman dan lancar. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Dandim 0102/Pidie beserta rombongan meninggalkan Yayasan Tgk. Syik Hanafiah untuk kembali ke Makodim 0102/Pidie.



