-->
  • Jelajahi

    Copyright © WARTANAD.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Aceh

    Asmanuddin Alias Din Pasi, Koordinator ASNLF Aceh Dalam Negeri Ajak Masyarakat Hadiri Zikir, Doa Tolak Bala dan Aksi Bela Nanggroe serta Syariat

    Fauzal
    Aug 1, 2026, 11:44 PM WIB Last Updated 2026-08-02T01:37:32Z

     

    Asmanuddin Alias Din Pasi, Koordinator ASNLF Aceh Dalam Negeri Ajak Masyarakat Hadiri Zikir, Doa Tolak Bala dan Aksi Bela Nanggroe serta Syariat.( Foto Dokumentasi wartanad.id ) 




    BANDA ACEH | WARTANAD.ID – Koordinator ASNLF Aceh Dalam Negeri, Asmanuddin Alias Din Pasi, mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menghadiri kegiatan Zikir, Doa Tolak Bala dan Aksi Bela Nanggroe serta Syariat yang dijadwalkan berlangsung di pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Sabtu ( 01/08/2026)



    Ajakan tersebut disampaikan menyusul beredarnya surat undangan resmi Panitia Zikir, Doa Tolak Bala dan Aksi Bela Nanggroe serta Syariat tertanggal 28 Juli 2026, yang ditujukan kepada pimpinan dayah, para ulama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat Aceh.



    Menurut Din Pasi, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mengajak masyarakat bermunajat kepada Allah SWT agar Aceh senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta dijauhkan dari berbagai musibah dan persoalan yang dihadapi daerah.


    "Melalui kegiatan ini kami mengajak seluruh masyarakat Aceh, para ulama, pimpinan dayah, santri, mahasiswa, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk hadir bersama-sama berzikir dan berdoa demi kebaikan Aceh," ujar Din Pasi.


    Dalam surat undangan yang beredar, panitia menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian mereka, di antaranya penyalahgunaan media sosial yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Islam, dugaan meningkatnya praktik perjudian, peredaran minuman keras dan narkoba, hiburan yang dianggap tidak sejalan dengan syariat, dugaan praktik korupsi, persoalan pengelolaan tanah wakaf, pengelolaan sumber daya alam, hingga kondisi masyarakat yang masih terdampak banjir di sejumlah wilayah Aceh.



    Atas berbagai persoalan tersebut, panitia menginisiasi pelaksanaan zikir dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual. Selain itu, akan digelar aksi damai yang menurut panitia merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan Syariat Islam serta masa depan Aceh.


    Din Pasi berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah pemersatu masyarakat tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun kelompok, dengan tujuan bersama memohon pertolongan Allah SWT demi terwujudnya Aceh yang aman, damai, bermartabat, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Syariat Islam.



    Panitia juga mengharapkan kehadiran para pimpinan dayah beserta santri, mahasiswa, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan masyarakat umum agar turut meramaikan kegiatan tersebut.


    Panitia turut mengimbau seluruh peserta agar menjaga ketertiban, keamanan, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara damai dengan tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku.


    Kegiatan Zikir, Doa Tolak Bala dan Aksi Bela Nanggroe serta Syariat dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026 di pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, dan terbuka bagi seluruh masyarakat Aceh yang ingin berpartisipasi.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini